Membuat Progress bar upload file dengan jQuery

Cukup lama juga saya tidak update blog ini karena banyak kesibukan. Sekarang saya akan membahas sedikit mengenai membuat progress bar ketika upload file dengan menggunakan jQuery. Selain menggunakan jQuery ini masi ada cara lain yaitu dengan menambahkan extension PHP bernama APC. Tetapi cara ini cukup rumit dan harus memiliki hak akses ke php.ini. Di samping itu proses instalasinya pun cukup sulit bagi pemula PHP.

Untungnya sekarang jQuery sudah menyediakan library untuk membuat progress bar ketika proses upload file.  Berikut adalah contohnya. Contoh file dalam bentuk localhost tersedia di sini. Selamat mencoba!

Memulai Zend Framework

Lama ga sempet update blog, sibuk banyak kerjaan akhirnya selesai juga proyek penerjemahan Getting Started with Zend Framework 1.11 ke bahasa Indonesia :) yang ditulis oleh Rob Allen. Tutorial ini adalah salah satu tutorial singkat yang populer dibaca untuk yang baru mulai ke framework Zend. Semoga bermanfaat buat yang baru mulai belajar framework Zend. Jika ada penerjemahan atau penulisan yang salah silakan email saya ke me(at)gerrysabar.web.id

Download PDF

Tutorial CodeIgniter 2.0.3. (part I)

Codeigniter merupakan salah satu framework yang cukup popular digunakan di Indonesia ini. Alasan utamanya adalah mudah dipahami serta dokumentasinya yang mudah diikuti oleh programmer-programmer PHP pemula yang baru atau akan mengenal framework. Codeigniter dapat anda download pada link berikut: http://codeigniter.com/downloads/. Pada tutorial ini penulis menggunakan CodeIgniter versi 2.0.3.

Proses instalasi CodeIgniter cukup mudah dibandingkan dengan framework-framework lainnya yang penulis gunakan seperti Yii atau Zend. Sebelum mengikuti langkah-langkah instalasi berikut pastikan anda telah me-download framework CodeIgniter.

  • Ekstrak framework CodeIgniter yang telah di-download ke root folder webserver (htdocs atau www).
  • Untuk memudahkan proses belajar, ganti nama folder hasil ekstrak dari CodeIgniter_2.0.3 menjadi CodeIgniter saja.
  • Buka file config.php dari codeigniter\application\config kemudian edit base site url pada baris 17 dari:

$config['base_ur'] = ” “;

Menjadi

$config['base_url'] = http://localhost/CodeIgniter/”;

  • Pada web-browser, masukan alamat http://localhost/CodeIgniter untuk memastikan apakah framework sudah bekerja:

Sampai tahap ini jika hasilnya sesuai pada gambar, maka framework CodeIgniter sudah berfungsi dengan baik. Berikutnya kita akan membuat sebuah aplikasi sederhana yang menampilkan teks “Hello World !” di layar. Bukan sebuah aplikasi yang menarik memang, tapi yang terpenting anda mulai paham dasar-dasar penggunaan CodeIgniter.

Buatlah sebuah file bernama “hello.php” di dalam direktori codeigniter\application\controllers. Ketikan kode berikut:

<?php
class Hello extends CI_Controller {
  function hello(){
    parent::__construct();
  }

  function message(){
    $this->load->view('message_view');
  }
}
?>

Langkah berkutnya adalah membuat file tampilan. Buat file message_view.php di direktori codeigniter\application\views. Masukan kode sederhana berikut:

<h1> Hello, World! </h1>

Mari kita coba aplikasi sederhana yang baru saja anda buat. Masukan url berikut di web browser: http://localhost/codeigniter/index.php/hello/message. Jika anda sudah mengikuti langkahnya dengan benar maka hasilnya adalah sebagai berikut:

Sekian perkenalan singkat framework CodeIgniter 2.0.3. Pada seri artikel berikutnya akan dibahas proses yang terjadi serta topik-topik menarik lainnya :)

Mengatasi Masalah php.exe is not recognized ketika Menggunakan Yiic

Pada artikel sebelumnya dibahas cara membuat aplikasi web dengan menggunakan perintah yiic, namun terkadang ada yang bertanya pada penulis ketika perintah yiic webapp … diketikan maka muncul pesan php.exe is not recognized. Hal ini terjadi karena yiic memerlukan php.exe untuk menjalankan fungsinya, namun php.exe berada pada folder yang berbeda dengan folder tempat yiic. Kasus yang paling sering terjadi adalah ketika menggunakan XAMPP di system operasi Windows.

Solusi untuk mengatasi masalah ini cukup mudah, anda cukup setting path tempat berada php.exe. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Masuk ke control panel.
  2. Masuk ke system.
  3. Pilih tab advanced kemudian klik tombol environment variables.
  4. Pada bagian system variables, klik dua kali (double click) variable yang bernama path sehingga terlihat seperti berikut:

Kemudian isi dengan lokasi direktori di mana php.exe berada, sebagai contoh saya menggunakan XAMPP yang terinstall pada drive C pada sistem operasi Windows sehingga file php.exe berada di C:\xampp\php.

Setelah memasukan lokasi php.exe pada edit system variables klik ok kemudian restart Windows anda. Maka perintah yiic sudah dapat anda gunakan pada command prompt :)

Dasar Pemrograman Ruby Dalam 7 Hari (Part 3)

Sebelumnya kita sudah membahas variable dan beberapa operator yang digunakan dalam bahasa pemrograman Ruby. Maka sekarang pembahasan untuk kesempatan kali ini adalah kondisi logika. Kondisonal yang paling umum dalam bahasa pemrograman adalah IF dengan sintaksis sebagai berikut:

if ekspresi

  kode

end

kode akan dikerjakan hanya jika ekspresi menghasilkan nilai selain false atau nil (kosong). Sebagai contoh pada interpreter ruby coba perintah berikut:

nilai = 10

if nilai == 10
  print “Variabel nilai bernilai 10”
end

kata kunci “then” bisa ditambahkan pada kondisi logika if:

nilai = 10

if nilai == 10 then
  print “Variabel nilai bernilai 10”
end

kelebihan lain dari penggunaan kata kunci then adalah anda bisa tidak perlu memasukan kode pada baris baru dan proses eksekusi kode lebih cepat sehingga bisa juga terlihat seperti berikut:

nilai = 10

if nilai == 10 then print “Variabel nilai bernilai 10”
end

Ruby juga memiliki kata kunci else jika kondisi logika yang digunakan harus menjalankan kode dengan nilai false atau nil:

nilai = 5

if nil == 10 then  print “Variabel bernilai 10
else
  print “Variabel tidak bernilai 10”
end

Bagaimana jika kondisi logika yang akan digunakan lebih dari 2 kondisi? Dalam Ruby bisa digunakan elsif sebagai solusinya (dalam bahasa pemrograman lainnya seperti PHP sama dengan elseif:

nilai = 1
if nilai == 1 then print “Variabel bernilai 1”      #jika nilainya sama dengan 1
elsif nilai == 2 then print “Variabel bernilai 2”   #jika nilainya sama dengan 2
elsif nilai == 3 then print “Variabel bernilai 3”   #jika nilainya sama dengan 3
else
   #proses yang dijalankan jika ketiga kondisi di atas tidak
   #ada yang terpenuhi
  print “Variabel tidak diketahui bernilai berapa!”
end

Jika percabangan kondisi logika cukup banyak ada alternatif lain dibandingkan dengan banyak menuliskan elsif, yaitu dengan menggunakan case (sama dengan kata kunci switch pada bahasa pemrograman lain seperti PHP atau C/C++):

nilai = 3

nilai = case
  when 1 === nilai then “Variabel bernilai 1”
  when 2 === nilai then “Variabel bernilai 2”
 when 3 === nilai then “Variabel bernilai 3”
 else “Variabel tidak diketahui nilainya”  #alternatif jika tiga kondisi sebelumnya tidak terpenuhi

Berikut adalah tabel beberapa operator logika dalam bahasa pemrograman Ruby yang paling sering digunakan:

Operator

Arti

>

Lebih besar daripada

>=

Lebih besar atau sama dengan

<

Lebih kecil daripada

<=

Lebih kecil atau sama dengan

!=

Tidak sama dengan

!

Not (kebalikan dari nilai variabel yang diberi operator ini)

Koneksi PHP & Excel dengan PHPExcel

PHP Excel merupakan salah satu library untuk membaca file dari Excel ke PHP atau pun sebaliknya. Selain PHP Excel di internet ada banyak library-library lainnya untuk operasi baca tulis antara Excel dengan PHP. Namun library PHP Excel ini merupakan library yang terlengkap hingga saat ini. Kebanyakan library PHP untuk operasi baca tulis file Excel masih baru mampu membaca untuk file-file Microsoft Excel 2003. Tetapi PHP Excel sudah dapat membaca file yang dihasilkan oleh Microsoft Excel 2007. Hal ini tentu saja menjadi keunggulan tersendiri karena pengguna Excel 2007 sudah begitu banyak. Umumnya jika menggunakan library PHP yang hanya dapat membaca file Excel 2003, anda harus mengubah file Excel 2007 yang berakhiran .xlxs menjadi file Excel 2003 yang berakhiran .xls. Memang perubahan ini cukup mudah dan sederhana, namun seringkali programmer dituntut untuk memudahkan pengguna aplikasi yang dibuat. Sehingga dengan menggunakan PHP Excel pengguna aplikasi yang anda buat tidak perlu untuk mengubah file Excel 2007 menjadi 2003 jika Microsoft Excel yang digunakan adalah versi 2007.

Anda dapat men-download library PHP Excel ini di website dengan alamat http://www.phpexcel.codeplex.com/. Hingga saat ini library PHP Excel ini masih terus dikembangkan sehingga fitur-fiturnya terus bertambah seiring berjalannya waktu. Anda baiknya jika anda nantinya sering menggunakan library ini, untuk sesekali memeriksa versi terbaru dari library ini.

Setelah men-download PHPExcel, extract file tersebut ke folder htdocs/www. Jika folder PHP Excel anda buka maka anda akan melihat tiga buah folder, antara lain classes, documentation serta tests disamping tiga buat file teks yang berisi informasi mengenai perkembangan library PHP Excel dan lisensi dari library PHP Excel ini. Libary PHP Excel ini bersifat GNU Public License di mana dapat anda gunakan secara gratis. Folder classes adalah tempat disimpannya semua fungsi-fungsi untuk operasi baca tulis file Excel yang disediakan oleh PHP Excel. Sedangkan documentation adalah tempat disimpannya semua dokumentasi cara penggunaan PHP Excel. Terakhir folder tests adalah contoh-contoh script PHP yang dapat anda coba untuk menggunakan library PHP Excel ini.

Untuk latihan kita akan membuat sebuah script PHP yang akan menulis sebuah kalimat ke file Excel versi 2003 ke atas. Ketikan kode berikut dan beri nama hello.php kemudian simpan di dalam folder PHPExcel:

<?php
require_once 'Classes/PHPExcel.php';
require_once 'Classes/PHPExcel/IOFactory.php';

$worksheet = new PHPExcel();
$worksheet->setActiveSheetIndex(0)->setCellValue('A1', 'Hello');

$objWriter = PHPExcel_IOFactory::createWriter($worksheet, 'Excel5');
$objWriter->save('hello.xls');
?>

Jika ingin membuat file Excel 2007 ubah sedikit kode pada baris 8 dan 9 menjadi:

$objWriter = PHPExcel_IOFactory::createWriter($worksheet, 'Excel2007');
$objWriter->save('hello2007.xlsx');

Untuk membaca file Excel 2003, contohnya adalah sebagai berikut (beri nama bacaHello.php atau nama lainnya kemudian simpan di dalam folder yang sama dengan latihan sebelumnya):

<?php
require_once 'Classes/PHPExcel.php';
require_once 'Classes/PHPExcel/IOFactory.php';

$objReader = PHPExcel_IOFactory::createReader("Excel5");
$objPHPExcel = $objReader->load(“hello.xls");

echo $objPHPExcel->setActiveSheetIndex(0)->getCell('A1')->getValue();
?>

Selamat mencoba-coba & untuk informasi lebih lanjut mengenai penggunaan fungsi-fungsi yang ada pada PHPExcel ini, bisa anda download manual booknya pada website PHPExcel.

Instalasi Yii Dengan XAMPP di Windows

Lagi bingung mo nulis apa, ngelanjutin seri pemrograman Ruby lagi males :D jadinya iseng bikin topik lain soal framework Yii.

Yii merupakan salah satu framework PHP yang cukup populer digunakan untuk membangun web mulai dari skala kecil hingga besar. Sehingga tidak heran cukup banyak programmer yang mulai tertarik untuk belajar menggunakan Yii. Melalui artikel ini diharapkan dapat membantu programmer-programmer pemula untuk mulai menggunakan Yii.

Langkah pertama adalah install XAMPP pada Windows. Jika anda belum memiliki XAMPP, anda dapat mendownloadnya di sini. Setelah XAMPP terinstall langkah berikutnya adalah download framework Yii. Ekstrak file setelah selesai di download ke dalam xampp tepat sejajar dengan folder htdocs. Sampai sini proses instalasi Yii sudah selesai.

Berikutnya kita coba membuat sebuah website sederhana dari Yii. Masuk ke command prompt kemudian akses folder framework di dalam Yii berada. Sebagai contoh saya menggunakan drive C untuk instalasi XAMPP, sehingga direktori di command prompt adalah sebagai berikut:

C:\XAMPP\yii-1.1.8.r3324\framework\

Kemudian ketikan perintah:

yiic webapp ../../htdocs/my_website

akan muncul pemberitahuan apakah anda akan membuat aplikasi web, ketikan Yes. Setelah proses pembuatan kerangka kerja selesai, cobalah pada web browser anda ketikan (pastikan apache pada XAMPP aktif): http://localhost/my_website akan terlihat kerangka awal website yang anda buat:

Seperti kebanyakan framework PHP lainnya, framework Yii menggunakan konsep MVC. Mari kita buat, sebuah controller & view untuk halaman baru. Untuk membuat controller di Yii kembali ke command prompt kemudian masuk ke dalam folder htdocs/my_website dan ketikan:

yiic shell ../index.php

di dalam shell Yii ketikan perintah:

controller message hello

Sampai sini anda telah membuat sebuah controller bernama message dan memiliki sebuah class bernama hello. Untuk melihat hasilnya, pada web browser masukan alamat: http://localhost/my_website/index.php?r=message. Sekian pengantar singkat framework Yii :)

Dasar Pemrograman Ruby dalam 7 hari (Part 2)

Sama sepeerti bahasa pemrograman lainnya Ruby memiliki beragam tipe data, mulai dari angka, teks, array (larik), hash, simbol, dan lain sebagainya. Namun Ruby memiliki keunikan tersendiri, dalam bahasa Ruby segalanya adalah objek. Jika anda sebelumnya sudah mempelajari pemrograman beroritentasi objek anda pasti sudah tau bahwa di dalam objek memiliki method dan atribut tersendiri, begitu pula dalam setiap objek yang dibuat dalam bahasa Ruby.

Mari kita lihat salah satu contohnya, angka dalam bahasa pemrograman lainnya dianggap sebagai konstanta, tapi tidak dalam bahasa Ruby. Angka pun dianggap sebagai objek. Perhatikan contoh berikut:

puts 3.methods

ketika perintah tersebut dijalankan anda akan melihat sejumlah method yang ada pada objek 3 tersebut.

Salah satu jenis data yang paling sering digunakan dalam pemrograman adalah angka. Dalam bahasa Ruby jenis data angka antara lain: Integer, Float, Complex, Bigdecimal dan Rational. Yang umum digunakan untuk pemula adalah tipe data Integer (bilangan bulat) dan Float (bilangan yang dapat memiliki koma). Cobalah perintah berikut di interpreter Ruby:

5 / 2 #akan menghasilkan nilai 2 (tipe data integer)
5.0 / 2 #akan menghasilkan nilai 2.5 (tipe data float)

Jika anda berasal dari rumpun bahasa C/C++ seperti PHP dan Java tentu akan familiar dengan operator di atas. Berikut adalah tanda operator yang dapat digunakan dalam bahasa pemrograman Ruby:

/ => pembagian
% => modulus
+ => penjumlahan
- => pengurangan
* => perkalian

Cobalah bermain-main angka dengan menggunakan operator tersebut di interpreter Ruby.

Untuk tipe data teks, anda dapat menggunakan tanda petik ‘ atau tanda kutip “. Contoh:

“Hello World”
‘Saya sedang belajar Ruby’

Teks di atas pun dianggap sebagai objek dalam bahasa Ruby, tidak percaya? Coba ketik perintah berikut:

“Hello World”.length

Dalam bahasa Ruby, operator kurung siku “ [ ] “ digunakan untuk menyatakan array. Berikut adalah contoh deklarasi variabel berjenis array:

a = [1, 2, 3, 4, 5]
b = [6, 7, 8, 9, 0]
c = [30, 12, 28]

O iya, sama seperti bahasa PHP untuk membuat sebuah variabel anda cukup langsung memberi nama variabel tersebut kemudian gunakan operator = untuk memasukan data. Jika sebelumnya anda sudah mendeklarasikan array di atas, cobalah perintah berikut:

a + b #menggabungkan dua elemen array
c.sort #elemen array c akan diurutkan dari kecil ke besar

Nantikan artikel sambungan berikutnya :)

Dasar Pemrograman Ruby Dalam 7 Hari (Part 1)

Artikel ini merupakan bagian pertama dari 7 bagian yang saya rancang untuk membahas dasar-dasar pemrograman Ruby. Sekarang ini Ruby dan framework Ruby on Rails cukup populer penggunaannya dalam web developing namun sayangnya buku-buku atau artikel yang membahas Ruby dan Ruby on Rails dalam bahasa Indonesia masih cukup jarang.

Untuk mulai belajar pemrograman Ruby pertama download interpreter Ruby. Cara termudah jika sistem operasi yang anda gunakan adalah dengan download Rails Installer. Pada paket download ini, interpreter Ruby sudah terpasang dan nantinya anda tidak perlu repot download paket lain lagi ketika akan mulai belajar Ruby on Rails.

Terdapat dua cara untuk menjalankan kode Ruby yang sudah anda program. Pertama adalah langsung memasukan kode perbaris pada interpreter dan cara kedua adalah dengan mengetikan kode Ruby pada editor kemudian interpreter membaca file yang berisi kode Ruby yang telah anda buat.

Sebagai perkenalan, bukalah Interactive Ruby yang terdapat pada Rails Installer yang terletak pada lokasi Start >>> Programs >>> RailsInstaller. Setelah dibuka akan nampak command prompt:

irb(main):001:0>

yang menandakan anda sudah masuk pada baris perintah interpreter ruby. Cobalah anda ketikan perintah:

print “Hello World!”

maka hasilnya adalah sebagai berikut:

Hello World! => nil

Perintah print digunakan untuk mencetak teks ke layar. Sehingga hasilnya menampilkan teks Hello World! Setelah anda tekan enter. Selamat, anda baru saja membuat sebuah program dengan Ruby yang menampilkan teks ke layar. Bukan sebuah program yang hebat memang, tapi setidaknya anda sudah mulai memasuki lingkungan pemrograman Ruby.

Pada contoh sebelumnya anda memprogram Ruby dengan menggunakan interpreter. Sekarang kita akan mencoba membuat program Ruby dengan terlebih dahulu membuat kodenya dengan editor. Teks editor yang disarankan salah satunya adalah notepad++ karena ukurannya cukup kecil dan mendukung penandaan sintaksis kode Ruby. Buatlah sebuah folder bernama latihan (atau folder lainnya di drive C:\ atau lokasi lainnya yang diinginkan), kemudian ketikan kode berikut pada notepad++ dan simpan dengan nama hello.rb:

print "Hello World!\n"
print "Saya sedang belajar Ruby!"

kemudian buka command prompt dan masuk ke folder tempat disimpannya hello.rb ini. Setelah itu ketikan perintah:

ruby hello.rb

Maka akan muncul teks:

Hello World!
Saya sedang belajar Ruby!

Tidak banyak yang berbeda dengan contoh sebelumnya kecuali di dalam tanda petik Hello World! ditambahkan \n untuk menampilkan teks berikutnya di baris yang baru. Jika anda hilangkan \n maka kedua teks akan berada dalam satu baris.

Untuk menjalankan kode Ruby yang anda buat untuk latihan-latihan berikutnya anda bebas memilih dengan cara langsung dari interpreter atau dengan membuat file Ruby. Saya sarankan jika kode yang anda buat cukup panjang maka gunakan cara yang kedua karena jika terdapat kesalahan penulisan atau pengubahan kode anda cukup buka file tersebut kemudian anda sunting yang kemudian dibaca oleh interpreter Ruby. Jika anda menggunakan interpreter sekali anda salah memasukan kode, anda harus kembali memulai dari awal. Pada bagian berikutnya akan dibahas mengenai tipe data serta sintaksis Ruby. Sekian tutorial dasar pemrograman Ruby untuk bagian pertama, semoga bermanfaat!

Contoh Sederhana Developing Website Dengan Ruby on Rails

Pada artikel sebelumnya telah dibahas penggunaan Rails installer bagi pengguna Windows untuk membuat website dengan menggunakan Ruby on Rails. Untuk sekarang adalah perkenalan bagaimana membuat website dengan menggunakan Ruby on Rails. Penulis anggap rails installer sudah ter-install pada sistem operasi Windows. Dari start menu Windows masuk ke Start >> Programs >> Rails Installer >> Command Prompt With Ruby on Rails. Jika settingan rails installer masih settingan default maka ketika command prompt terbuka anda akan berada di dalam direktor sites. Ketikan perintah berikut:

rails new my_rails

Jika prosesor dan RAM yang anda gunakan tidak begitu besar, waktu proses yang diperlukan oleh rails terasa sedikit lama. PC saya sendiri menggunakan prosesor AMD Sempron 2800+ dan RAM 2GB masih terasa agak lambat.

Ketika proses telah selesai maka akan terbentuk sebuah direktori baru bernama my_rails, masuklah ke direktori tersebut dari command prompt, kemudian ketikan perintah berikut:

rails server

atau dapat dipersingkat:

rails s

Ketikan pada url localhost:3000 pada web browser anda ketika server webrick dari rails sudah bekerja, maka akan muncul halaman web sebagai berikut yang menandakan website my_rails sudah berjalan di server:

Website yang baru saja dibuat belum ada apa-apa selain halaman pemberitahuan. Sekarang kita buat scafflold (kerangka kerja) bernama article di mana pengunjung dapat menginput, edit, dan hapus data artikel. Buka satu lagi command prompt dari Windows dan jangan tutup command prompt yang sedang menjalankan server Webrick karena akan mengakibatkan server dimatikan sehingga web tidak berjalan. Dari command prompt yang baru masuk ke direktori my_rails kemudian ketikan perintah (perhatikan penggunaan huruf besar & kecil pada perintahnya):

rails generate scaffold Article title:string description:string

atau dapat juga dipersingkat menjadi

rails g scaffold Article title:string description:string

ketika proses sudah selesai, langkah berikutnya adalah menyusun database, ketikan perintah berikut:

rake db:migrate

ketikan url localhost:3000/articles pada web browser maka anda akan melihat halaman baru, silakan dicoba-coba membuat, mengedit dan menghapus data di halaman baru tersebut. Sekian artikel perkenalan membuat website dengan rails, selamat mencoba! :)