Sama sepeerti bahasa pemrograman lainnya Ruby memiliki beragam tipe data, mulai dari angka, teks, array (larik), hash, simbol, dan lain sebagainya. Namun Ruby memiliki keunikan tersendiri, dalam bahasa Ruby segalanya adalah objek. Jika anda sebelumnya sudah mempelajari pemrograman beroritentasi objek anda pasti sudah tau bahwa di dalam objek memiliki method dan atribut tersendiri, begitu pula dalam setiap objek yang dibuat dalam bahasa Ruby.
Mari kita lihat salah satu contohnya, angka dalam bahasa pemrograman lainnya dianggap sebagai konstanta, tapi tidak dalam bahasa Ruby. Angka pun dianggap sebagai objek. Perhatikan contoh berikut:
puts 3.methods
ketika perintah tersebut dijalankan anda akan melihat sejumlah method yang ada pada objek 3 tersebut.
Salah satu jenis data yang paling sering digunakan dalam pemrograman adalah angka. Dalam bahasa Ruby jenis data angka antara lain: Integer, Float, Complex, Bigdecimal dan Rational. Yang umum digunakan untuk pemula adalah tipe data Integer (bilangan bulat) dan Float (bilangan yang dapat memiliki koma). Cobalah perintah berikut di interpreter Ruby:
5 / 2 #akan menghasilkan nilai 2 (tipe data integer)
5.0 / 2 #akan menghasilkan nilai 2.5 (tipe data float)
Jika anda berasal dari rumpun bahasa C/C++ seperti PHP dan Java tentu akan familiar dengan operator di atas. Berikut adalah tanda operator yang dapat digunakan dalam bahasa pemrograman Ruby:
/ => pembagian
% => modulus
+ => penjumlahan
- => pengurangan
* => perkalian
Cobalah bermain-main angka dengan menggunakan operator tersebut di interpreter Ruby.
Untuk tipe data teks, anda dapat menggunakan tanda petik ‘ atau tanda kutip “. Contoh:
“Hello World”
‘Saya sedang belajar Ruby’
Teks di atas pun dianggap sebagai objek dalam bahasa Ruby, tidak percaya? Coba ketik perintah berikut:
“Hello World”.length
Dalam bahasa Ruby, operator kurung siku “ [ ] “ digunakan untuk menyatakan array. Berikut adalah contoh deklarasi variabel berjenis array:
a = [1, 2, 3, 4, 5]
b = [6, 7, 8, 9, 0]
c = [30, 12, 28]
O iya, sama seperti bahasa PHP untuk membuat sebuah variabel anda cukup langsung memberi nama variabel tersebut kemudian gunakan operator = untuk memasukan data. Jika sebelumnya anda sudah mendeklarasikan array di atas, cobalah perintah berikut:
a + b #menggabungkan dua elemen array
c.sort #elemen array c akan diurutkan dari kecil ke besar
Nantikan artikel sambungan berikutnya